Kamis, 19 Mei 2011

Beasiswa Di Universitas Ummul Quro


Pada tahun 1369 H Raja Abdul Aziz memerintahkan untuk mendirikan sekolah tinggi Syari’ah di Mekkah sebagai lembaga pendidikan tingkat tinggi pertama di Arab Saudi, yang pada akhirnya menjadi cikal bakal Universitas Ummul Qura. Meski umurnya yang baru, UQU merupakan salah satu universitas yang mempunyai nilai lebih jika dilihat dari letak, sejarah dan prestasinya. UQU telah berkembang menjadi sebuah lembaga akademis yang mempunyai nama dan posisi yang tinggi, terutama dalam bidang ilmu-ilmu syariah, pendidikan (tarbiyah) dan studi Islam, di samping spesialisasi-spesialisasi ilmu-ilmu eksakta.
Pada masa pemerintahan Raja Fahd, UQU berhasil melakukan peningkatan kualitas dan kuantitas yang cukup signifikan. Pada masa ini, didirikan berbagai fasilitas pendukung dan pembentukan fakultas-fakultas baru. Selain itu jumlah staf pengajar dan mahasiswanya pun meninggkat tajam. Saat ini, Universitas UM sedang dalam tahap penyelesaian proyek Kampus Baru Universitas serta melanjutkan pengembangan dan pembaharuan.

Teluk Umar Bukan Teluk Persia


Teluk Arabia bukan Teluk Persia, BAHKAN mulai sekarang kita sebut “TELUK UMAR IBNUL KHATTHAB”!!!!!
Bukti terbesar bagi kebencian Syiah (Iran) kepada Nabi Muhammad, dan ahlul bait adalah penamaan mereka terhadap Teluk Arabia dengan nama teluk Persia.
Nabi orang Arab, imam Ali orang Arab, Hasan, Husen orang Arab, Fatimah az-Zahra` orang Arab. Bahkan tidak ada satupun imam ahlul bait dari Persia, semuanya dari Arab. Namun mengapa Iran bersikeras menamakan teluk arab dengan teluk Persia?
Oleh karena itu sejatinya mereka mengagungkan Persia dan majusi benci arab dan Islam, namun mereka menjadikan ahlul bait sebagai topeng!
Dilihat dari geografi dan etnis maka itu adalah teluk arab bukan teluk Persia.
Di teluk ada tiga pulau yang bernama P. Thunub syughra. P. thunub Kubra dan p. Abu Musa. 3 pulau ini termasuk wilayah Emirat (Arab) namun sejak kurang dari 40 tahun lalu dicaplok dan dijajah oleh Iran. Iran memaksa-maksa memasukkannya kedalam wilayah Persia. Persisi sepert Yahudi Bani Israel yang merampas dan merampok tanah Palestina (Arab) yang mereka klaim sebagai tanah yahudi. Sampai hari ini Emirat menuntut kembalinya 3 pulau arab itu.

Darurat Wahai Ummat Nabi Muhammad SAW

Negara Iran (Syiah yang mengkafirkan para khulafaurrasyidin dan istri-istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan yang mengatakan kalau al-Qur`an ini palsu) protes kepada google atas penamaannya terhadap Teluk Arabdengan namanya (yang asli) ini.
Iran menuntut agar Google menggunakan nama Teluk Persia (karena kebencian Iran/Syiah kepada Arab, termasuk kalau nanti Imam mahdi versi mereka datang yang akan dilakukan pertama adalah menghukum sahabat Abu Bakar dan sahabat Umar radhiyallahu a’nhuma –setelah dibangkitkan dari kuburnya menurut mereka- lalu membantai bangsa Arab.
Google akhirnya setuju melakukan voting untuk memilih antara nama teluk arab dan teluk Persia. Jika yang menyuarakan teluk Persia menang maka nama teluk arab akan dihapus diganti dengan teluk Persia.
Hasil sementara sangat mengejutkan. Orang Islam yang tahu dan yang peduli sangat sedikit :
Sementara:
red Darurat Wahai Ummat Nabi Muhammad SAW!!! ‏​‏​Persian Gulf خليج فارس – 60.7%
blue Darurat Wahai Ummat Nabi Muhammad SAW!!! ‏​‏​Arabian Gulf الخليج العربي- 39.3%
Total votes: 2391158
Saudaraku, berbuatlah selagi bisa. Caranya:
buka halaman:
http://www.persianorarabiangulf.com/index.php
lalu tekan di lingkaran kecil/kotak kecil warna biru yang bertuliskan
blue Darurat Wahai Ummat Nabi Muhammad SAW!!! ‏​‏​Arabian Gulf الخليج العربي
Lalu tekan vote
Jangan keliru!!!

Lakukan sebelum waktunya habis.
Sebarkan ke email teman!!


Selasa, 17 Mei 2011

NASIHAT PARA IMAM (EMPAT MADZHAB) UNTUK MENGIKUTI SUNNAH DAN MENIGGALKAN UCAPAN MEREKA YANG MENYELISIHINYA

IMAM ABU HANIFAH, NUKMAN BIN TSABIT – RAHIMAHULLAHU -  BERKATA: 

1. Apabilah sebuah hadits telah shahih, maka itulah madzabku (pendapatku).

2. Tidak halal bagi siapapun untuk mengikuti  pendapatku, sebelum ia tau dari  mana   kami mengambilnya.Dalam riwayat yang lain : haram bagi orang yang  tidak   mengetahui dalilku untuk berfatwa dengan ucapanku. Ia menambah dalam sebuah riwayat : sesungguhnya kami adalah manusia, hari  ini  mengatakan sesuatu dan besok kami menarik ucapan ini itu kembali.Dalam riwayat yang lain : Celaka kamu wahai ya'qub (dia adalah Abu yusuf) janganlah  kamu tulis semua apa yang kamu dengar dari saya, maka sesungguhnya bisa jadi        hari ini aku berpendapat sesuatu kemudian besok aku meninggalkanya, atau besok     aku berpendapat kemudian lusa aku 
meninggalkanya.  

3. Apabila aku mengatakan suatu ucapan yang menyelisihi al-quran dan as-sunnah, maka tinggalkanlah ucapanku.


Senin, 16 Mei 2011

Sang Penakluk Maghrib Dan Andalusia

Ikhwati fillah, dalam tulisan ini saya mengajak Anda untuk menyimak biografi singkat Al Imam Al Kabir, Musa bin Nushair Sang Penakluk Andalusia.

Pernahkah Anda mendengar tentangnya? Jika belum, marilah kita simak biografi singkatnya sebagai berikut.

Dialah Musa bin Nushair yang lahir tahun 19 H.Seorang panglima yang disegani, ahli siasat dan lelaki yang bertekad bulat. Beliaulah yang memimpin armada laut kaum muslimin di zaman Mu’awiyah tahun 27 H untuk menaklukkan Cyprus, dan setelah berhasil menguasainya, beliau membangun berbagai benteng pertahanan di dalamnya.
Al-Baghawi menceritakan bahwa Musa menjabat sebagai wali (gubernur) wilayah Afrika pada tahun 79 H, dan berhasil menaklukkan kota-kota dan daerah yang sangat banyak di sana. Beliau juga lah yang berhasil menaklukkan negeri Andalusia, sebuah negeri di wilayah Spanyol yang memiliki banyak kota, desa dan perkebunan. Seiring dengan masuknya Andalusia ke pangkuan Islam, beliau menawan sejumlah besar musuh dan mendapat ghanimah yang tak terhitung banyaknya, dari emas dan permata yang tak ternilai.
Adapun alat-alat, perkakas dan hewan ternak,sungguh di luar logika… demikian pula dengan anak-anak dan wanita cantik yang jatuh sebagai tawanan, demikian banyak jumlahnya. Belum pernah sejarah mencatat kaum muslimin mendapat tawanan yang demikian banyaknya.    

Dialah Musa bin Nushair yang lahir tahun 19 H.Seorang panglima yang disegani, ahli siasat dan lelaki yang bertekad bulat. Beliaulah yang memimpin armada laut kaum muslimin di zaman Mu’awiyah tahun 27 H untuk menaklukkan Cyprus, dan setelah berhasil menguasainya, beliau membangun berbagai benteng pertahanan di dalamny  

Selain penakluk, Musa juga seorang da’i ulung.Berkat jasanyalah penduduk Maghrib (Afrika Utara) masuk Islam. Beliau juga mengajari mereka tentang Al Qur’an. Konon tiap kali pasukannya bergerak, mereka membawa ghanimah di atas punggung sapi, saking banyaknya dan tidak mampu lagi diangkat oleh kendaraan.      

Selama penaklukannya, Musa tergolong panglima yang bernasib baik. Konon dikisahkan bahwa tatkala menaklukkan Andalusia, ada seseorang yang berkata kepadanya: “Utuslah sejumlah pasukan bersamaku, niscaya akan kutunjukkan kepadamu harta karun yang agung”. Maka Musa mengutus sejumlah pasukan bersama orang tersebut ke suatu tempat. Sesampainya di sana, orang itu memerintahkan mereka agar menggali, maka mereka pun menggali hingga menemukan sebuah ruangan besar yang berisi permata, yakut, zabarjud yang membuat mereka terbelalak. Adapun emas maka tak bisa lagi diceritakan banyaknya.

Minggu, 15 Mei 2011

Dakwah Tauhid : Dakwah Pengikut Nabi Yang Hakiki


Tauhid adalah inti dakwah para Rasul, dari Rasul yang pertama sampai rasul yang terakhir. Alloh berfirman, “Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): ‘Sembahlah Alloh saja, dan jauhilah Thaghut’.” (An Nahl: 36)
Kaum muslimin sekalian, mereka tidaklah mendakwahi ummatnya dengan menekankan perbaikan ekonomi terlebih dahulu, tidaklah pula dengan merebut kekuasaan para penguasa yang zhalim terlebih dahulu dan mendirikan daulah islamiyah. Padahal kita semua tahu bahwa para rasul tersebut diutus di tengah-tengah masyarakat yang penguasanya amat zholim. Namun pokok dakwah mereka adalah perbaikan akidah ummat dan membersihkannya dari segenap kotoran syirik.

Bimbingan Bagi Para Pemuda Yang Ingin Kembali Ke Jalan Alloh

Oleh: Asy Syaikh DR. Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Soal:
Saya adalah seorang pemuda yang ingin bertaubat, kembali ke jalan Allah. Apa yang harus saya lakukan agar bisa menjauh dari perbuatan maksiat?
Jawab:
Bertaubat kepada Allah adalah perkara yang wajib, demikian juga bersegera dalam taubat adalah perkara yang wajib. Tidak boleh mengakhirkan taubat sampai terlambat, karena seseorang tidak tahu kapan maut menjemputnya.
Allah ta’ala berfirman,
{إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوَءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُوْلَـئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ}
“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kebodohan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang taubatnya diterima Allah.” (An Nisa: 17)
Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
(أتبِعِ السَّيِّئة الحسنة تَمحُها)
“Ikutilah kejelekan dengan kebaikan, dia akan menghapuskan kejelekan itu.” (HR. At Tirmidzi dalam Sunannya [6/204], dari hadits Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu)
Mengikuti kebaikan di sini maknanya adalah bersegera, karena termasuk dari adab taubat adalah bersegera dan tidak mengakhirkannya.

10 Pembatal Keislaman

Segala puji untuk Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan hidayah kepada hamba-hamba-Nya dalam mentaati perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Shalawat beserta salam tercurahkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang mengikutinya dengan kebaikan sampai Hari pembalasan.

Sesungguhnya sebagai seorang Muslim wajib baginya untuk berpegang teguh dengan agamanya, dengan mempelajari, memahami, menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai seorang muslim Allah ‘Azza wa Jalla mewajibkan bagi setiap muslim untuk masuk kedalam agama Islam ini secara menyeluruh (Kaffah) dalam semua aspek, baik aspek aqidah, ibadah, mu'amalah serta akhlak sebagaimana seruan Allah Subhanahu wa Ta'ala di dalam Al-Qurân:
"Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan, sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu". (QS. al-Baqarah: 208).
Demikian juga sebagai seorang muslim dilarang baginya untuk berpaling dari menta'ati Allah ‘Azza wa Jalla dan Rasul-Nya, karena yang demikian itu akan membawanya kepada kesengsaraan hidup dan penyesalan di akhirat, sebagaimana yang dijelaskan di dalam Al-Qurân:
"Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya di Hari Kiamat dalam keadaan buta, lalu ia berkata : Ya Tuhanku, mengapa engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya seorang yang dapat melihat. Lalu Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan". (QS. Thoha: 124-126)


Oleh karena itu seorang Muslim wajib menjaga agamanya dari apa-apa yang akan merusak, membatalkan keislamannya yang secara tidak langsung tanpa disadarinya dia telah melakukan suatu perkara yang telah merusak keislamannya bahkan bisa mengeluarkannya dari agama Islam. Untuk mengingatkan kaum muslimin agar tidak terjerumus kepada hal demikian, maka Insya Allah Ta'ala pada tulisan kali ini akan dibahas hal-hal yang akan membatalkan keislaman seseorang. Jika salah seorang muslim terperosok kepada salah satu dari pembatal keislaman ini maka dia bisa keluar dari agama Islam, dan wajib baginya bersegera untuk bertaubat kepada Allah ‘Azza wa Jalla.
Ada sepuluh perkara Pembatal keislaman, dan hal ini telah banyak terjadi serta tersebar di tengah-tengah masyarakat:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More